01Labuan Bajo, pintu masuknya
Semua tur laut ke Taman Nasional Komodo berangkat dari Labuan Bajo, kota pelabuhan di ujung barat Pulau Flores. Dari sini Anda bisa menjelajah dalam sehari dengan speedboat, atau berlayar 2 sampai 4 hari dengan kapal tradisional dan bermalam di atas kapal.
02Pulau Padar: panorama paling terkenal
Pendakian singkat ke puncak Padar membawa Anda ke titik pandang dengan teluk-teluk berliku dan pantai berwarna berbeda di bawahnya. Inilah pemandangan yang paling sering muncul di foto Labuan Bajo.
Pada tur menginap, Padar biasanya dikunjungi pagi hari, saat udara masih sejuk dan cahayanya paling indah.
03Pulau Komodo dan Rinca: bertemu sang raksasa
Komodo, kadal terbesar di dunia, hidup bebas di habitat aslinya. Anda berjalan kaki bersama ranger dan pemandu lokal, misalnya di area Loh Liang di Pulau Komodo.
Selalu ikuti arahan ranger, tetap di jalur, dan jangan mendekati atau memberi makan komodo.
04Pink Beach dan dunia bawah laut
Pink Beach terkenal dengan pasir merah mudanya yang alami dan air berwarna toska. Di sekitarnya ada banyak titik snorkeling: Taka Makassar, gosong pasir di tengah laut; Manta Point, tempat pari manta sering terlihat; serta Pulau Siaba dan Pulau Kanawa.
Di sore hari, kapal menginap biasanya berlabuh dekat Pulau Kalong untuk menyaksikan ribuan kalong terbang saat matahari terbenam.
05Berapa hari yang ideal?
Satu hari sudah cukup untuk Padar, Pink Beach, dan Pulau Komodo, meski jadwalnya padat. Dengan 2 hari 1 malam Anda mendapat senja di Kalong dan pagi di Padar. Program 3 sampai 4 hari menambahkan Taka Makassar, Manta Point, Siaba, dan Kanawa dengan ritme lebih santai.
Urutan kunjungan dapat berubah karena cuaca, arus laut, dan peraturan taman nasional, dan penampakan satwa liar seperti manta tidak bisa dijamin.
